Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Malaikat Ketiga @restia.ningrum

Gambar
Ibu . . . Dia adalah malaikat ketiga dalam hidupku, Ibu adalah teman, sahabat, sekaligus ayah untukku. Dia adalah malaikat, karena Dia tak butuh siapapun untuk melindungiku dan saudaraku. Bukannya tidak butuh siapapun sih, tapi sampai saat inipun Dia berjuang sendiri untuk keluarganya. Sakitpun bukan suatu alasan untuk dia mengeluh dan menyerah akan keadaan, mungkin hampir semua jalan sudah Dia lewati. Baik itu jalan yang terang benderang ataupun jalan yang gelap gulita dan hina. Jika aku diberi kebebasan untuk terlahir kembali di keluarga siapapun dan dalam kondisi apapun, aku akan tetap memilih Ibu dan dengan segala kondisinya. Kaliamat-kalimat diatas membawaku untuk mengenal seseorang yang luar biasa. Dia adalah Kak Restia Ningrum, seorang penulis yang sangat ramah. Buku "Malaikat Ketiga" adalah salah satu buku yang beliau tulis. Dalam buku "Malaikat Ketiga" aku belajar banyak hal, banyak sekali poin-poin penting dalam kehidupanku yang hampir sama denga...

Poetry 🌻

Imaji (Nining) Siapa yang tau rencana tuhan Ketika di dunia hanya ada satu aku Dan itupun dengan banyak persoalan Maka bisa apa aku? Besar anganku mencuri hatimu Namun, siapa aku kaupun tau Aku dengan segala latar belakangku Mencoba memimpikanmu Kamu yang sempurna dan aku yang hina Mustahil bukan? Aku bukan sedang mengeluh ataupun menyesali apa yang aku punya Hanya saja,,  untuk sekedar menyapa Kelasku sudah membuatku takut Apa aku pantas? Apa aku layak? Bodoh Bahkan sekarang cicak menertawaiku Semua yang ada padaku tak layak disandingkan denganmu Tapi aku tetap saja berharap Tidak masalah meskipun begini Karna setidaknya aku masih bisa menyukaimu dalam hayal Seperti Orang Bodoh. By : Niningalf

Meet Me After Midnight

Gambar
Ketika sore itu Tuhan mempertemukan Aku dan Dia dalam sebuah scene yang mirip dengan adegan-adegan drama korea. Aku bahkan sama sekali belum mengenal Dia, yang Aku ingat, Aku hanya berkata "Hay,,, salam kenal" saat salah satu temanku mengenalkan Dia padaku, lalu Aku berlalu tanpa menghiraukannya.  Salah satu adegan mimpi semalam yang sempat aku ingat. Aku belum tahu siapa dia,, Aku belum mengerti, orang seperti apa dia,, Aku bahkan tidak penasaran sama sekali. Suatu momen kembali mengharuskan Aku melihatnya lagi, Aku mendengarkan dan memerhatikan Dia. Bukan karena Aku tertarik, tapi memang keadaan yang mengharuskan Aku berlaku demikian. Saat itupun Aku sama sekali tidak berfikir untuk mengenalnya lebih jauh. Aku kembali dengan duniaku. Aku merasa hidupku penuh gairah ketika Aku melakukan banyak kegiatan yang berhubungan dengan orang banyak. Aku senang jika tenagaku berguna untuk orang lain. Mungkin karena Aku tidak punya apapun untuk diberikan pad...

Phobia KTP (fiksi 4 tahun lalu)

Gambar
Memperjelas sesuatu yang tidak jelas terkadang membuat penderitaan orang banyak, sesuatu yang rumit memang harus dinikmati. Adapun pelajaran yang bisa diambil, pasti akan datang paling akhir. Semua itu diawali dari sini..... Ketika rintik hujan mulai jatuh di atap berkaca, benda hitam di pergelangan tangan Nindya menunjukan waktu pukul 06:05 WIB, rambut terurai dengan kemeja putih dan celana jeans panjang serta sepatu high heels putih cantik yang begitu nyaring terdengar ketika menapakkan ujungnya di lantai. Ketika Nindya mulai menuruni satu per satu tangga di rumahnya, terdengar suara penggorengan dan harumnya nasi goreng, seakan membuat harmoni cinta yang indah, siapa lagi yang bisa membuat semua itu kalau bukan Arinda. Arinda merupakan sahabat Nindya yang cantik jelita, pintar memasak, dan selalu membiarkan senyum yang indah menjadi perhatian banyak orang, teman-teman di kantor lebih mengenalnya dengan julukan malaikat surga. Tiba-tiba terdengar suara yang sudah dipastikan ...