Malaikat Ketiga @restia.ningrum
Ibu . . .
Dia adalah malaikat ketiga dalam hidupku, Ibu adalah teman, sahabat, sekaligus ayah untukku. Dia adalah malaikat, karena Dia tak butuh siapapun untuk melindungiku dan saudaraku. Bukannya tidak butuh siapapun sih, tapi sampai saat inipun Dia berjuang sendiri untuk keluarganya. Sakitpun bukan suatu alasan untuk dia mengeluh dan menyerah akan keadaan, mungkin hampir semua jalan sudah Dia lewati. Baik itu jalan yang terang benderang ataupun jalan yang gelap gulita dan hina. Jika aku diberi kebebasan untuk terlahir kembali di keluarga siapapun dan dalam kondisi apapun, aku akan tetap memilih Ibu dan dengan segala kondisinya.
Kaliamat-kalimat diatas membawaku untuk mengenal seseorang yang luar biasa. Dia adalah Kak Restia Ningrum, seorang penulis yang sangat ramah. Buku "Malaikat Ketiga" adalah salah satu buku yang beliau tulis. Dalam buku "Malaikat Ketiga" aku belajar banyak hal, banyak sekali poin-poin penting dalam kehidupanku yang hampir sama dengan salah satu tokoh dalam buku tersebut. Selain karena ceritanya yang menarik, aku juga suka dengan penggunaan kalimat-kalimat yang bermakna dalam. Ada beberapa kalimat yang aku sangat suka...
....Sejak kecil hari-hari kami sudah serius dan mencekam. Aku lelah. Meskipun tidak senang menjadi dewasa, tapi apa yang kulihat itu seperti membentukku jadi dewasa sebelum waktunya...
Dari buku "Malaikat Ketiga" ini aku belajar banyak hal. Aku mengerti bahwa masih ada banyak harapan dan jalan yang kapan saja bisa datang pada kehidupan kita. Kita tidak boleh menyerah dan pesimis dengan keadaan terburuk yang tengah menimpa. Bisa saja itu adalah jalan pintas yang Tuhan berikan untuk menuju kehidupan yang lebih baik. Atau mungkin Tuhan sedang mengajari kita bagaimana kita harus bertahan di masa depan.
Kita tidak boleh berperasangka buruk dengan masa depan kita. Apa yang kita peroleh nanti atau esok, sesuai dengan apa yang kita pikirkan saat ini. Melalui buku ini digambarkan bagaimana proses kehidupan yang misterius dan membuat tokoh-tokoh didalamnya terasa nyata. Setiap lembar halaman selalu menyisakan rasa penasaran untuk segera membalikan lembar berikutnya, sangat menarik.
Terkhusus untuk Kak Restia, terimakasih telah menginspirasi saya dan menjadi salah satu yang menguatkan saya saat ini. Terimakasih karena membuat saya mendapat kesempatan baru untuk melalui dunia dengan lebih berani. Tetap semangat ya kak,,, Aku yakin cita-cita kakak akan tercapai dan semoga apa yang kakak lakukan mendapat berkah dan pahala yang berlimpah. Terus menulis kak, dan jadi inspirator yang menginspirasi banyak orang dengan tulisan-tulisan kakak.
"Be Strong !"
"Be Wonderfull !"
By : Niningalf




Ulasannya menarik kak. Aku dah baca novelnya bagus banget memang heheh
BalasHapus